HATI – HATI Modus Penipuan Saat Belanja Online October 3, 2018

Penipuan online makin marak terjadi. Modus penipuan yang digunakan pun sudah lebih canggih. Dengan memanfaatkan teknologi, seorang penipu bisa meraup keuntungan yang lebih besar karena jumlah korban yang dijangkau pun lebih banyak.

Salah satu dari kita mungkin “pernah” hampir terkena jebakan para penipu. Siapa pun pasti merasa bak kejatuhan durian runtuh saat menerima pemberitahuan “Selamat, Anda berhak mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah”. Percaya atau tidak, notifikasi tersebut merupakan salah satu trik penipuan yang paling sering dilakukan penipu.

  1. Identitas Online Shop Tidak Lengkap
    Pada dasarnya setiap orang yang akan melakukan penipuan selalu saja menutupi identitas aslinya, mulai dari nama, alamat dan lain sebagainya, yang bersifat memudahkan untuk melakukan pelacakan.
    Tujuannya tidak lain yaitu bila suatu saat nanti mereka mulai melancarkan aksinya, maka si korban tidak mudah untuk menemukan si pelaku. Apalagi usaha bisnis online ini tidak melakukan tatap muka secara langsung pada saat berinteraksi satu sama lainnya, biasanya hanya mengandalkan komunikasi melalui jaringan internet saja.
  2. Harga yang Tidak Masuk Akal
    Banyak dari kawanan penipu online yang menawarkan produk mereka dengan harga yang sangat murah, dan jauh dari harga pasaran.Dengan melihat harga tersebut diharapkan korban akan tertarik dan langsung memesan produk mereka. Maka dari itu, Anda harus berhati-hati dan jangan langsung tergiur dengan harga murah.
    Dan bukan berarti toko online yang menjual produk mereka dengan harga murah itu adalah penipu. Asalkan mereka memasang harga lebih murah yang tidak jauh dari harga pasaran. Pastikan Anda mengecek harga asli di pasaran sebelum melakukan transaksi online.
  3. Membatasi Kontak Terhadap Member
    Bisnis online yang membatasi jalur kontak terhadap member biasanya akan terdeteksi sebagai bisnis online yang scam / penipu. Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi member di sebuah situs bisnis online sebaiknya coba untuk menghubungi kontak yang ada di situs tersebut. Tujuannya untuk mencari tahu apakah sang pemilik merespon atau tidak terhadap bisnis online yang dikelolanya. Cobalah memberikan pertanyaan tentang sistem usaha bisnis miliknya. Perhatikan balasan apa yang dia diberikan, apakah masuk akal atau malah tidak sama sekali. Jika jawaban yang diberikan terasa berbelit-belit sudah bisa dipastikan bahwa bisnis online tersebut merupakan salah satu bisnis online penipu.
  4. Memasang Foto Produk Orang Lain 
    Sebelum Anda melakukan transaksi belanja online, cermatilah foto produk yang di jual . Biasanya para penipu banyak yang hanya mengambil tanpa seizin pemilik foto untuk transaksi jual beli. Gabunglah ke beberapa grup untuk memahami mana online shop asli dan palsu.
  5. Produk Yang di Tawarkan Tidak Jelas
    Dalam menjalankan sebuah usaha bisnis online atau jenis usaha apa saja tentu akan adanya yang namanya proses transaksi atas produk atau layanan dari penjual kepada pembeli. Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan sebuah online shop, cari tahu dahulu apakah produk dan layanan yang mereka tawarkan benar adanya atau tidak. Jika tidak memiliki kejelasan dengan produk dan jasa yang mereka tawarkan, maka bisa dipastikan bahwa itu merupakan salah satu dari modus bisnis online tipu-tipu.
  6. Slow Respon 
    Saat kita menjumpai bisnis online shop yang slow respon terhadap pembeli, bisa dipastikan itu adalah bisnis abal-abal. Tidak mungkin sebuah bisnis online shop menjawab pertanyaan kita sampai selang beberapa hari. Online shop yang benar – benar jujur pasti akan responsive kepada para pembeli.
  7. Tidak Bersedia COD (Cash On Delivery) dan Rekening Bersama
    Secara istilah COD merupakan layanan dimana pembeli sepakat dengan penjual untuk membayar ketika barang yang dibelinya sampai ke alamat pengiriman. Para Penipu Online biasanya paling anti dengan yang namanya COD. Begitu pula dengan rekening bersama, jika menggunakan rekening bersama , si pemilik online shop tidak akan menerima uang sebelum ada konfirmasi dari si pembeli bahwa barang sudah diterima. dan barulah uang diterima.
  8. Testimoni Palsu 
    Hati-hati dengan hal ini, bukan berarti yang mencantumkan testimoni adalah toko online terpercaya. Sekarang ini, teknologi semakin canggih, suatu rekayasa sudah banyak dilakukan. Sudah banyak situs-situs yang bisa membuat fake chat, aplikasi watermark, aplikasi edit foto, dan sebagainya. Jadi kita perlu berhati-hati dalam memilih online shop.
  9. Sedikit atau Bahkan Tidak Ada Rekomendasi 
    Rekomendasi yang diberikan oleh mereka yang mempunyai keahlian di bidangnya adalah sesuatu yang berharga dan sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan Anda. Jika usaha bisnis online tersebut sedikit yang merekomendasikannya, atau bahkan sama sekali tidak ada, maka jangan pernah berpikir untuk bergabung apalagi untuk menjalankannya.Nah , itulah beberapa modus dari sang penipu online shop. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Smart in Buyer. Tetap cermat dan jangan mudah tergiur barang murah.

    Referensi : https://jalantikus.com/tips/modus-penipuan-online-shop/

    Terimakasih segenap kawan yang sudah mampir ke sini . Jangan lupa mampir dan follow ig kita di @konveksijogjaa
    Main kekantor CV. Konveksi Tambang juga boleh , Jl. Langensuryo, KT II/176, Yogyakarta.
    Mimin tunggu yaa 🙂

Post a comment