Jenis jenis Kain Sifon March 19, 2018

Kain sifon merupakan kain yang sangat ringan yang bisa terbuat dari katun, sutra ataupun benang sintetis. Sifon dibuat secara eksklusif dari serat sutra. Seiring dengan perkembangan teknologi, bahan ini pun mengalami metamorfosis. Bahkan, seorang awam akan sangat sulit membedakan antara satu variasi bahan dan bahan lain tanpa pengarahan khusus. Secara umum sifon terdiri dari silk chiffon, poly chiffon, dan blend chiffon

1. Silk Chiffon

Silk chiffon merupakan jenis chiffon yang paling sering dipakai untuk gaun pesta, gaun pengantin, juga kerudung atau scarf. Bahan ini dikagumi karena penampilannya ringan, lembut, dan luwes dalam mengikuti gerak tubuh. Selembar silk chiffon ini dapat hadir dalam tenunan polos atau silk crepe yang menutupi lekuk tubuh yang tidak ingin ditonjolkan. Selain indah, silk chiffon ini sangat perlu perhatian khusus karena mudah sobek. Pada busana muslim sering digunakan untuk busana bersiluet loose atau longgar. Kain ini bisa diolah lagi menjadi kain batik dan kain jjumputan. Contohnya : satin

2. Poly Chiffon

Bahan ini adalah serat poliester atau rayon. Bahan ini memiliki kekuatan yang lebih baik daripada sifon sutra dan mampu menghasilkan bentuk drapery selembut sutra. Bila dilihat dari kacamata produksi, bahan ini sangat menguntungkan, terutama penggunaannya berbahan kuat dan bisa menghemat anggaran pembuatan busana. Karena itu, poly chiffon bisa diproduksi dalam jumlah besar. Permukaan kain ini lebih licin dan memiliki kilau yang lebih terang.

Contoh kain ini adalah sifon polos

 

3. Blend Chiffon

Kain ini berasal dari tenunan serat campuran antara sutra dan poliester. Keberadaannya menjadi solusi kombinasi yang sering dipakai para perancang untuk berkreasi lebih luas lagi. Sebagai perpaduan silk chiffon dan poly chiffon, bahan ini menjadi lebih elastis, lebih kuat, dan berkilau meskipun tidak seindah kilau sifon sutra. Beberapa bahan sifon campuran antara lain hycon chiffon, cerruti chiffon, dan crepe chiffon. Ciri-ciri baju sifon yang paling khas adalah baju tersebut ngeflow yaitu terkesan jatuh dan ringan. Pada zaman dahulu, kain sifon paling sering digunakan untuk gaun pernikahan dan gaun malam. Saat ini, sifon makin populer dan penggunaannya pun semakin luas. Blus, skirt, dress, gamis, piyama bahkan lingerie pun saat ini banyak yang terbuat dari sifon. Untuk lingerie, sifon ini sangat cocok karena akan membuat lingerie tersebut terlihat transparan. Namun, tidak semua sifon transparan, tergantung dari kepadatan pola benang.

Post a comment

Chat CS 1
Halo ... ada yang bisa dibantu